28.1.10

jujur

tiap orang butuh kejujuran.
walaupun itu menyakitkan, tapi lebih sakit lagi kalo dibohongin.

tapi gue heran sampe batas mana kejujuran itu.?
ada hal2 yang justru kalo terlalu jujur malah bikin pihak lain sakit hati.
tapi justru kalo ditutup2in bukannya malah menambah masalah baru.?

sekali berbohong seseorang akan membuat kebohongan lanjutan untuk menutupi kebohongan pertama.
begitu juga dengan jujur.
sekali lo jujur, lo akan terus jujur untuk melengkapi kejujuran pertama.
sebenernya sama aja kan.?

sebagai PR, ada saatnya berkata jujur dan ada saatnya 'smooth the fact' alias memoles fakta yang ada agar tidak terlalu menyakitkan dan bisa diterima pihak lain.
dalam hubungan, ada saatnya lo harus bener2 jujur tapi tetep memilah2 mana aja yang boleh dikasih tau dan mana yang enggak.

ini yang gak gue ngerti.
apa salah kalo gue terlalu jujur dan ga menutup2i apa yang ada.?
atau mending ga usah gue kasih tau aja sekalian biar ga nyakitin.?
tapi gimana kalo udah terlanjur jujur, bukannya gue harus terus jujur biar semuanya jelas.?

ada yang bilang,"ngapain terlalu jujur?belum tentu pihak sana jujur sama lo.,"
sedikit pembenaran masuk ke diri gue.
tapi langsung gue bantah dengan omongan,"gue ga mau diboongin,makanya gue jujur.gue udah jujur tapi kalo dianya ga jujur sama gue ya udah,.gue ikhlas.."

di sini lagi2 gue bingung.
di mana batas2 kejujuran itu bisa ditolerir.?
sampai mana kita boleh jujur.?
hal2 apa aja yang boleh di bawa jujur.?

boleh ga kejujuran dicampur dengan kebohongan.?
mungkin ini yang gue maksud dengan 'memilih2 mana boleh jujur dan mana yang ga perlu dijujurin'..

mungkin ada saatnya gue boleh jujur.
mungkin jujur harus liat timing yang tepat.
intinya,
terlalu jujur itu ga salah.

entah itu cuman pembenaran diri gue aja atau bukan.,
tapi buat gue, jujur itu ga salah.

--CePe--

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

please do not be hesitate to speak up your mind

 
blog design by suckmylolly.com | Distributed by Deluxe Templates